microfiber

microfiber
mipacko

Jumat, 26 April 2019

Cara Membersihkan Mesin Kopi

Mesin kopi adalah peralatan mahal yang membutuhkan pembersihan teratur, untuk meningkatkan umur mesin dan menjamin kualitas kopi yang nikmat di setiap cangkirnya. Pembersihan harian untuk mesin komersial sangat penting, tergantung juga pada seberapa sering mereka digunakan, mesin kopi di rumah dapat dibersihkan setiap minggu atau bulanan.




Karena kopi adalah produk yang agak berminyak, semua bagian membutuhkan pembersihan menyeluruh, terutama bagian pegangan, kepala kelompok, dan hopper kacang. Kopi basi yang tertinggal di penggiling atau mesin Anda akan memengaruhi rasa kopi segar Anda dan merupakan alasan lebih lanjut untuk menjaga semua bagian tetap bersih dan terawat dengan baik.

Alat untuk membersihkan mesin kopi
Tanpa sering membersihkan peralatan Anda akan terdegradasi dari tumpukan residu minyak dan mineral. Untuk memungkinkan Anda membersihkan lebih efektif dan efisien, alat yang tepat diperlukan untuk pekerjaan itu:
  • Kain Microfiber Mipacko (hanya menggunakan kain lembut)
  • Sikat kecil / sikat gigi
  • Pembersih mesin espresso (deterjen back flush)
  • Blind Filter


Bagian yang perlu dibersihkan :
Back-flushing
Gunakan blind filter di kepala grup untuk membilas balik sistem internal mesin kopi Anda sesuai dengan instruksi pabrik. Back-flushing berfungsi untuk menghilangkan minyak kopi lama yang menumpuk, dengan menyiram air dan larutan pembersih melalui mesin. Membilas dengan air disarankan setelah menyelesaikan proses ini untuk menghilangkan residu kimia yang tersisa.

Berlawanan dengan kepercayaan umum, backflushing tidak dilakukan untuk membersihkan kepala grup, tetapi sebagai cara untuk mempertahankan katup solenoida 3-arah dalam mesin yang mengontrol aliran air. Jika katup ini macet, itu tidak dapat sepenuhnya membuka atau menutup yang berarti Anda tidak akan pernah bisa membuat espresso yang tepat.

Pegangan Grup dan Keranjang Filter
Tugas harian untuk meminimalkan penumpukan minyak yang rentan terhadap dua area ini adalah menggunakan air bersih untuk membilas pegangan kelompok dan menyaring keranjang.
Jika ada banyak penumpukan minyak, coba rendam gagang kelompok dalam bubuk pembersih. Lepaskan keranjang dari pegangan kelompok, lalu dalam wadah, larutkan satu sendok teh bubuk dalam air panas dan rendam kedua bagian dalam larutan selama 10-15 menit. Minyak kemudian akan sangat mudah untuk digosok di bawah air mengalir dengan penggosok saat proses melunakkan minyak.


Shower Screen 
Tergantung pada penggunaan, beberapa kafe menghapus shower screen, blok dispersi / sekrup dan berendam dalam pembersih mesin espresso. Bersihkan kepala grup hingga bersih dengan handuk lembab, bilas shower screen dan pasang kembali.
Tidak disarankan untuk melakukan ini pada mesin yang layar showernya tidak terpasang dengan sekrup, karena Anda harus mencabut segel grup terlebih dahulu, yang pasti menghancurkan proses tersebut.

Steam Wand (Tongkat uap)
Barista Course Melbourne Steam Wands
Setelah mengukus susu, pastikan Anda menyekanya dengan kain lembab dan membersihkan uap dengan membuka keran uap untuk mengeluarkan sedikit uap untuk mencegah susu mengering di bagian dalam nosel uap atau bagian luar tongkat.
Jika ini terjadi, susu dapat dikeluarkan dari bagian dalam silinder dengan membuka ujung setiap tongkat dan menggunakan sikat pipa dan klip kertas untuk membuka nozel lagi.

Milk Jugs (Kendi susu)
Kendi susu tidak boleh diabaikan sebagai bagian dari proses pembersihan mesin kopi. Mereka sangat cepat dan mudah dibersihkan hanya dengan menggunakan kendi rinser. Yang terbaik adalah memberi mereka bilas menyeluruh setelah setiap penggunaan karena jika tidak, susu akan mengering di dalam tabung dan menjadi sangat kotor.

Drip Tray (Baki Tetes)
Bubuk kopi dan espresso sepanjang hari jatuh ke dalam nampan tetes sehingga perlu dilepaskan, dikosongkan, dicuci, dikeringkan, dan disambungkan kembali sehingga siap untuk hari perdagangan berikutnya.

"Season the machine" (Bumbui mesin / Testing awal)
Sehari sebelum pembersihan, penting untuk menjalankan beberapa racikan espresso melalui masing-masing keran mesin kopi untuk 'membumbui mesin / Testing awal'. Proses ini memastikan supaya sisa bubuk pembersih benar-benar hilang. Peringatan - jangan minum racikan awal ini!

Sudahkah Anda Ngopi hari ini ??



Senin, 19 November 2018

Apakah Penting Membawa Handuk Ketika Yoga ??

 handuk yoga mipacko


Pernahkah kamu melirik teman latihan di studio yoga, dan mereka menggunakan handuk di atas matras yoga mereka, dan kamu bertanya-tanya, untuk apa sih mereka pake handuk ? Yah, itu adalah pertanyaan umum yang sering saya ajukan. Untuk apa saya perlu handuk yoga ? Apakah saya benar-benar membutuhkannya atau itu hanya tambahan yang tidak perlu ketika saya latihan yoga ?

Handuk yoga adalah tambahan yang bagus untuk perlengkapan yoga, apakah kamu seorang yogi pemula atau veteran. Kebanyakan handuk yoga memiliki ukuran yang sama dengan matras yoga yang khas dan memiliki bahan penyerap yang lembut yang dapat digunakan sebagai pengganti matras yoga, penutup lembut untuk melapisi matras, atau sebagai handuk latihan atau handuk olahraga untuk menjaga wajah dan tubuh kamu bebas keringat saat berolahraga.

Banyak penggemar yoga menemukan bahwa matras saja tidak cukup untuk mencegah selip karena permukaan yang basah oleh keringat. Sangat penting ketika orang melakukan yoga, mereka dapat menahan pose mereka tanpa terpeleset, handuk yoga dapat membuat perbedaan dalam membantu tangan, kaki, dan bagian tubuh lainnya untuk tetap di tempatnya.

Latihan yoga yang intens, seperti Bikram juga dikenal sebagai "yoga panas". Bikram benar-benar membuat kita panas dan keringat mengalir dengan deras, tetapi itu salah satu manfaat besar dari gaya yoga ini.

Untuk menggunakan handuk yoga, mudah saja tinggal diletakkan saja di atas matras yoga. Handuk yoga harus menutupi seluruh matras saja, tidak mengambil terlalu banyak ruang ekstra. Beberapa orang mencoba menggunakan handuk pantai atau handuk mandi di tempat handuk yoga khusus, tetapi masalahnya adalah barang-barang ini tidak dirancang untuk tujuan latihan. Oleh karena itu, mereka tidak menyerap seperti yang seharusnya dan ukurannya tidak sesuai. 

 handuk yoga


Jika kamu menginginkan handuk untuk perlengkapan yoga kamu. Kamu dapat menggunakan Handuk Yoga MipackoHanduk Yoga Mipacko terbuat dari Kain Microfiber yang bisa menyerap Keringat lebih banyak secara cepat sekali usap, saat melakukan Yoga sendiri di rumah atau bersama komunitas pecinta Yoga.

MipackoYoga Towel ini bisa digunakan tidak hanya untuk menyeka keringat, tetapi bisa dijadikan alas ketika melakukan Yoga, karena bahan Kain Microfiber nya empuk, halus ketika bersentuhan dengan kulit secara langsung.

Handukolahraga Microfiber ini membuat Kamu tampil lebih trendy, exclusive dan elegan, karena pilihan berbagai warna yang maskulin dan feminim.

Handuk Yoga ini ramah Lingkungan (eco friendly ) karena tidak membuang zat warna pada saat pencucian setelah di gunakan. Juga tidak menggunakan Zat Kimia berbahaya pada saat proses produksi, sehingga aman pada kulit terutama bagi kamu yang berkulit sensitive. Ringan untuk dibawa tapi bekerja sangat efektive menyerap keringat.

Pilihan Warna Handuk Yoga + Bag Microfiber Mipacko adalah : 
Dark Blue, Orange, Yellow, Green, Grey, Brown, White, Pink, Red, Aqua blue, Black, Khaki ( Gading / Krem ) .


Kemasan Produk : Tiap Handuk Yoga Bag di kemas rapi dengan berisi keterangan lengkap dan plastik kemasan pengiriman. Anda juga bisa memesan Kemasan khusus untuk Souvenir, Promosi perusahaan, Merchandize, Gift dan Hadiah.

Anda bisa meng"customize" produk, berdasarkan Jenis kain microfiber, ukuran produk, warna, Jenis jahitan pinggir, aksesoris tambahan, Printing atau Bordir dan kemasan packaging sesuai kebutuhan. Silahkan Kontak Customer Service untuk info lebih detil. Informasikan estimasi quantity order per PO & per tahun, jika menghendaki produk custom (customized products).

Tiap Handuk Yoga Microfiber ini di kemas dengan kemasan menarik dan kemasan pengiriman yang aman, menjamin tidak mengalami masalah dalam proses pengiriman.



Jumat, 27 Juli 2018

8 CARA PERAWATAN DAN PEMAKAIAN HANDUK YANG BAIK DAN BENAR


Handuk merupakan salah satu barang yang sering dipakai dalam berbagai kegiatan, terutama aktivitas yang menguras keringat. Seperti misalnya handuk olahraga yang dipakai oleh Anda yang senang dengan latihan fisik atau bagi para atlet. Meski terkesan sepele, handuk tetap harus mendapat perawatan yang baik, apalagi menyangkut kebersihannya. Karena handuk sering digunakan untuk menyeka keringat yang notabene dipenuhi kotoran. Jika tidak dibersihkan secara rutin, Anda mungkin akan terserang penyakit dari bakteri dan kuman yang menempel pada handuk tersebut.

Lantas, bagaimana cara merawat handuk agar bebas dari berbagai kotoran?

1. Satu Handuk untuk Satu Orang
Kebiasaan memakai satu handuk untuk banyak orang bukan hanya tidak higienis, tapi juga bisa memicu berbagai penyakit. Usahakan untuk tetap menggunakan satu handuk untuk satu orang saja. Sebab, Anda tidak pernah tahu kotoran yang menempel dari tubuh orang lain. Hal ini berlaku di mana saja, termasuk saat Anda memakai handuk saunasebagai alas untuk mencegah kontaminasi dari pengguna lain.

2. Mencuci Handuk Secara Rutin
Tahukah Anda bahwa masyarakat Indonesia cenderung jarang mencuci handuk yang dipakai? Biasanya handuk baru akan dibersihkan tiga hari, seminggu, atau sebulan sekali. Padahal, memakai handuk untuk Anda sendiri pun belum tentu menjamin kebersihan handuk dalam waktu lama. Jadi, pastikan Anda rutin mencuci handuk dan sediakan cadangan agar Anda bisa memakainya selagi handuk lain dicuci.

3. Jemur di Bawah Sinar Matahari
Selain rutin dicuci, handuk juga harus rutin dijemur di bawah sinar matahari langsung. Hal tersebut akan membuat jamur, bakteri, dan kotoran lain di permukaan handuk tidak sanggup bertahan lama. Selain itu, jangan taruh handuk di kamar mandi. Kelembapan yang terdapat pada ruangan tersebut justru akan membuat bakteri dan jamur cepat tumbuh, apalagi kalau handuknya masih basah.

4. Jangan Menyetrika Handuk
Pernahkan Anda merasakan permukaan handuk hotel yang terasa lembut? Hal tersebut dikarenakan handuknya tidak disetrika. Mengapa demikian? Menyetrika handuk ternyata hanya akan membuat serat-seratnya kaku, matang, dan mati. Perlu diketahui bahwa sebagian besar handuk terbuat dari kapas yang masih segar tanpa melalui proses pematangan sama sekali.

5. Bersihkan Memakai Sabun
Meski tidak boleh disetrika, handuk tetap harus dibersihkan dengan memakai sabun. Seperti bahan lain, sabun akan mengangkat berbagai kotoran yang terdapat pada permukaan handuk. Pastikan Anda pakai sabun dalam takaran yang tepat. Pemakaian sabun yang berlebihan tanpa membilasnya sampai bersih hanya akan menyisakan busa atau bekas sabun pada permukaan handuk.

6. Hindari Pemakaian Softener
Pemakaian softener atau pelembut pakaian sangat tidak disarankan untuk handuk. Sebab zat pelembut yang terdapat pada softener malah akan melapisi bagian serat dan membuat daya serap dari handuk tadi berkurang. Maka dari itu, setelah mencucinya, Anda langsung jemur saja handuk di bawah sinar matahari alih-laih memasukannya ke dalam rendaman berisi softener.

7. Pensiunkan Handuk Tua
Baik itu handuk mandi atau handuk souvenir, kalau permukaannya telah lusuh dan warnanya memudar, Anda harus segera menggantinya. Memang tidak ada aturan pasti kapan sebaiknya mengganti handuk. Namun, Anda tidak bisa memakai handuk yang sama dalam waktu yang lama. Tertutama kalau bagian permukaannya sudah berlubang dan daya serapnya turun drastis.

8. Jangan Simpan di Kamar Mandi
Seperti yang sudah disebutkan, jangan simpan handuk Anda di kamar mandi. Apalagi kalau handuk tadi baru saja Anda pakai untuk membersihkan tubuh. Tingkat kelembapan yang tinggi akan mempermudah jamur bakteri untuk berkembang. Jadi ada baiknya untuk segera menjemur handuk kotor yang sudah Anda pakai setelah mandi di luar kamar mandi.
Selain memperhatikan cara perawatan, Anda juga bisa memakai handuk dengan bahan berkualitas. Salah satunya handuk berbahan microfiber. Tidak seperti kebanyakan handuk, serat yang ada dalam handuk ini sangat halus. Selain itu, saat dipakai untuk membersihkan, kotoran yang terdapat pada permukaan pun akan terserap alih-alih terdorong. Sehingga Anda yang memakai handuk microfiber pun kesehatan dan kebersihannya akan tetap terjaga baik.



Jumat, 12 Mei 2017

6 Tips Merawat Tas Kulit agar Lebih Awet

Tas berbahan kulit memang cenderung lebih tahan lama, asal dirawat dengan cara yang tepat. Jika cara perawatannya salah, tas yang kamu beli dengan harga yang tergolong cukup mahal ini justru dapat rusak dengan mudah. Pada dasarnya, Aksesoris yang terbuat dari bahan kulit seperti tas kulit memang cenderung lebih tahan lama dan membuat orang yang memakainya terlihat lebih berkelas. Tidak heran jika tas kulit dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal dari tas berbahan lainnya, dan banyak juga orang yang menggunakan tas jenis untuk untuk menunjukkan status sosial mereka.

Tapi bagaimana bila tas yang kamu beli dengan harga yang mahal jadi rusak dan tidak bisa dipakai lama? Beginilah tips mudah yang bisa anda pakai untuk menghindari hal tersebut.



1. Menghindari jamur
Tas berbahan lain seperti kain tidaklah mudah terkena jamur, tetapi berbeda dengan tas berbahan kulit yang cenderung lebih mudah terkena jamur. Maka, diperlukan perawatan khusus agar tas kulit terhindar dari tumbuhnya jamur. Bila tidak digunakan, simpanlah tas kulit di dalam lemari yang telah kamu lengkapi dengan kamper atau silica gel untuk menyerap kelembaban. Selain itu, binatang-binatang kecil seperti ngengat yang dapat memakan bagian luar tas akan menghindar karena tidak menyukai aroma kamper. Bukalah pintu lemari sesekali agar udara di dalam lemari tidak lembab dan sirkulasi udara menjadi lancar. Biasakanlah untuk membungkus tas dengan menggunakan tas penyimpanan berbahan kain agar terhindar dari debu.

2. Jauhkan dari plastik
Plastik merupakan musuh terbesar untuk bahan kulit. Bahan plastik ini dapat menyerap warna pada kulit luar tas jika disimpan dan bersentuhan dengan plastik. Akhirnya akan muncul noda seperti jamur pada tas, bahkan plastic akan membuat tas kulit mengelupas jika menempel dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, hindari menyimpan tas menggunakan bungkusan plastik. Akan lebih baik jika kamu menggunakan tas penyimpanan yang berbentuk kain, yang tentunya juga akan memperlancar sirkulasi udara yang masuk.

3. Hindari dari sinar matahari langsung
Tas berbahan kulit sangat mudah retak pada bagian luarnya. Karena itu, sebaiknya kamu menghindari tas kulit kamu dari paparan matahari secara langsung, terutama dalam waktu yang lama. Jika kamu terpaksa harus beraktivitas di luar dan langsung berhadapan dengan matahari, sebaiknya kamu menggunakan tas dengan bahan lain seperti bahan kain, denim atau lainnya. Selain merusak tesktur kulit, sinar matahari juga membuat warna tas kamu menjadi lebih cepat pudar dan kusam. Kamu pasti nggak mau tas kulitmu menjadi kusam dan terlihat seperti tas lama kan?



4. Cara membersihkan
Tas berbahan kulit sebenarnya jauh lebih mudah dibersihkan daripada bahan lainnya karena tidak perlu dicuci menggunakan air dan deterjen. Jika terlihat noda atau jamur pada tas kulit, cara membersihkannya hanya dengan menggunakan lotion, sabun khusus kulit atau bahan alami seperti minyak zaitun dan jeruk lemon. Oleskan lotion, sabun, minyak zaitun ataupun perasan jeruk lemon pada kain lembut (microfiber) terlebih dahulu, jangan langsung mengoleskannya ke tas, lalu gunakanlah kain lembut (microfiber) tersebut untuk membersihkan jamur atau noda pada tas. Gunakanlah gerakan satu arah untuk menggosok tas agar tekstur kulitnya tidak rusak, misal gerakan dari atas ke bawah atau kiri ke kanan.

5. Jauhkan dari air
Bila kamu ingin tas kulit kamu lebih awet dipakai, hindarilah meletakkan tas kamu ditempat yang lembab, apalagi kalau sampai terkena air. Air dan tempat yang lembab merupakan tempat jamur tumbuh subur. Selain itu, meletakkannya di tempat yang lembab juga dapat menimbulkan tas kulit bau apek yang tidak sedap. Bila tas kamu sudah terlanjur terkena air, segera keringkan dengan menggunakan tissue atau lap kering microfiber karena lap microfiber sangat cepat menyerap air. Selain itu kain microfiber yang lembut akan mengurangi intensitas gesekan pada tas sehingga meminimalisir munculnya goresan pada tas.

6. Hindari bahan ini
Saat kamu membersihkan tas menggunakan produk tertentu, ada baiknya kamu perhatikan bahan yang terkandung di dalam produk tersebut. Jangan gunakan produk tersebut untuk membersihkan tas kamu jika ternyata produk pembersih tersebut mengandung pelarut petroleum, minyak petroleum dan silikon. Bahan-bahan tersebut dapat meninggalkan noda dan merusak tekstur tas kulit. Hindari pula menggunakan pakaian berbahan jeans saat kamu menggunakan tas kulit. Karena pada saat membawanya, tas pasti akan bersentuhan dengan celana atau baju jeans kamu. Gesekan yang terjadi antara jeans dengan tas kulit dapat beresiko memunculkan goresan dan merusak tekstur kulit luar tas.

 mipacko



7 Langkah Tepat Membersihkan Kulkas


Lemari pendingin atau kulkas merupakan salah satu tempat yang berpotensi menyimpan banyak kuman di rumah, membersihkan kulkas sebaiknya dilakukan minimal satu bulan sekali, sekaligus untuk mengecek apakah ada bahan makanan sudah tak layak konsumsi yang harus dibuang.
Membersihkan kulkas memerlukan langkah-langkah yang tepat, agar cairan pembersih tidak berbahaya bagi makanan yang disimpan, dan kulkas pun tetap higienis. Berikut ini langkah-langkah tepatnya, seperti dikutip dari Helium:



1. Matikan Kulkas/Lemari Pendingin
Siapkan Handuk atau lap besar untuk menampung cairan kulkas yang mencair dibawah kulkas, karena kulkas akan dimatikan maka es yang membeku akan mencair setelah beberapa jam. 

2. Siapkan Pembersih
Dibandingkan memakai deterjen atau cairan desinfektan di toko yang mungkin mengandung bahan kimia berbahaya, akan lebih aman jika Anda menggunakan cairan pembersih buatan sendiri. Anda bisa membuatnya dengan mencampurkan cuka dan air ke dalam baskom atau ember (dengan perbandingan 50:50). Siapkan juga dua lap microfiber untuk membersihkan dan mengeringkan, dan handuk besar untuk ditempatkan di lantai, di depan kulkas agar lantai tidak basah dan licin. Sediakan juga sapu atau penyedot debu, kain pel Microfiber (untuk membersihkan lantai setelah selesai) dan sikat gigi bekas untuk membersihkan rak-rak kecil dan pegangan pintu kulkas.


3. Keluarkan Semua Barang dari Kulkas
Keluarkan semua barang dari dalam kulkas, mulai dari makanan, minuman, sayur, buah, daging, ikan, termasuk rak, rak pintu dan laci-laci penyimpan ikan. Cara ini akan memudahkan Anda membersihkan kulkas secara menyeluruh.

4. Bersihkan
Basahi kain lap Microfiber dengan campuran cuka, dan mulai bersihkan dari bagian atas ke bawah. Lap di bagian dekat pintu, terutama bagian atas yang biasanya banyak kotoran menumpuk. Bersihkan noda yang menempel dengan sikat gigi. Setelah membersihkan bagian dalam, kini saatnya membersihkan bagian luar termasuk pegangan pintu dengan cairan cuka yang sama. Jangan lupa untuk mengganti filter air di bawah kulkas.



5. Keringkan
Setelah selesai membersihkan, sangat penting untuk mengeringkan sisa-sisa pembersih dan kotoran agar kuman tidak betah berlama-lama di tempat lembab.

6. Bersihkan Rak
Pembersihan selanjutnya adalah rak-rak dan laci yang telah Anda keluarkan tadi. Untuk yang ini, Anda boleh menggunakan deterjen atau cairan disinfektan. Namun jangan gunakan yang berbahan kimia terlalu keras. Campur deterjen dengan air hangat, rendam rak beberapa menit, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.


7. Penempatan
Keringkan rak, dan tempatkan kembali setelah bagian dalam kulkas benar-benar kering. Susun rak dan laci yang memudahkan Anda mengambil makanan atau minuman dari kulkas.



Kamis, 11 Mei 2017

Langkah-langkah Cara Memoles / Polishing Bodi Mobil

Memoles bodi mobil merupakan pekerjaan yang memerlukan ketelitian dan kesabaran. Meskipun kelihatan gampang, namun memoles mobil memerlukan trik khusus dan sedikit pengetahuan tentang cat mobil. Pada dasarnya memoles mobil bertujuan untuk menjaga lapisan cat mobil sehingga tidak tergores maupun cacat. Jika sampai cat mobil kesayangan anda tergores disana sini tentu anda harus melakukan pengecatan kembali.



Memoles bodi mobil dapat membuat cat mobil anda terlihat kilap dan kinclong. Paling tidak sebulan sekali mobil anda memerlukan pemolesan. Anda dapat memoles mobil anda sendiri, di samping lebih murah juga menimbulkan kebanggaan tersendiri. Namun jika anda adalah seorang yang sibuk dan mempunyai dana cukup dapat pergi ke salon mobil atau dengan dana lebih besar dengan lapisan teflon dengan biaya antara dua hingga tiga juta rupiah.

Percaya atau tidak sebenarnya cat bodi mobil sangat mudah tergores, sehingga cat mobil memerlukan perlakuan sangat istimewa. Lapisan cat mobil tidak sekeras yang anda bayangkan. Tidak percaya? silahkan mencoba pada mobil sendiri. Gores cat mobil anda dengan kuku pasti hasilnya mobil anda akan tergores.

Pemoles mobil banyak dijual dipasaran, mulai dari harga puluhan ribu hingga harga ratusan ribu. Secara umum semakin mahal harganya akan semakin bagus mutunya dan lebih tahan lama. Meskipun hal ini tidak selamanya benar. Anda dapat memilih pemoles cair atau yang pasta.

Bagaimana sebenarnya cara memoles mobil yang benar. Dengan polesan bagus tentu akan membuat mobil anda semakin kilap.

Berikut tips cara memoles mobil dengan benar :
Sebelum anda melakukan pemolesan, maka pastikan bodi mobil anda sudah dalam keadaan bersih ( bebas debu dan kotoran ), sebaiknya dan disarankan untuk mencuci mobil terlebih dahulu. Menggunakan shampo mobil lebih disarankan.



Jika kendaraan anda berada di ruang terbuka, maka pastikan tidak kejatuhan kotoran apapun. Namun sebaiknya melakukan pemolesan pada tempat tertutup ( garasi dengan penerangan cukup ) hal ini untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi, seperti hujan maupun debu yang beterbangan.

Pilih waktu yang tepat untuk melakukan pemolesan, sebaiknya pilih pagi hari sekitar jam 7 pagi atau sore hari pada sekitar jam empat sore. Waktu pemolesan biasanya sekitar dua hingga tiga jam. Sehingga sebaiknya mencari hari libur atau anda sedang off.

Jangan memoles semua bodi kendaraan sekaligus, sebaiknya secara bertahap seperti dashboard, pintu, dan lainnya. Kerjakan setiap bagian hingga selesai baru pindah kebagian lain.

Hal lain yang perlu anda perhatikan adalah jangan berhenti ketika anda sedang memoles. Kerjakan secara berurutan dan santai tidak terburu buru. Pemolesan yang tergesa gesa biasanya menghasilkan tampilan belang belang dan tidak rata.



Sebelum anda mulai bekerja sediakan peralatan dan bahan yang diperlukan, seperti : kain lap microfiber, bahan pemoles yang lumayan bagus, kursi untuk menjangkau bagian atas. Setelah semua tersedia, anda dapat memulai bekerja memoles mobil kesayangan anda.
Langkah langkah memoles mobil :
  1. Geser mobil anda sedemikan rupa sehingga cukup ruang disekitar kendaraan anda. Pilih tempat datar dan teduh.
  2. Mulai pemolesan secara berurutan, bagian pintu misalnya. Atau dari atas ke bawah, atau dari depan ke belakang. Terserah anda.
  3. Sebelumnya teliti kembali bodi mobil anda dan pastikan seluruh permukaan cat mobil bersih dan kering.
  4. Terapkan pemoles dengan tipis tipis saja dan pastikan polesan rata dengan gerakan melingkar. Penerapan yang tebal selain membuang bahan juga tidak menghasilkan yang lebih baik, bahkan sulit ketika dilap.
  5. Pikirkan tenaga dan pengalaman anda. Jika anda baru pertama kali, disarankan perbagian saja. Jangan memoles seluruh bodi sekaligus karena akan menghabiskan tenaga anda.
  6. Tidak disarankan memoles mobil ditinggal tinggal, ketika anda memulai harus menyelesaikan dalam waktu yang sama.
  7. Sebelum melap hasil polesan, lakukan tes colek dahulu. Hasil yang bagus adalah setelah anda colek akan terlihat cat bodi yang kilap dan tidak garis garis. Tanda garis garis berarti polesan belum kering benar.
  8. Untuk hasil terbaik adalah melap dengan gerakan memutar setelah baru kering, bukan melap setelah kering terlalu lama.
  9. Untuk hasil maksimal disarankan menggunakan lap microfiber untuk memoles mobil karena lembut dan tidak akan meninggalkan goresan.